Bagaimana Timnas Indonesia Bisa Menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026?
Timnas Indonesia akhirnya menuntaskan FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai juara. Gelar tersebut diraih setelah Skuad Garuda melewati empat pertandingan tanpa sekali pun menelan kekalahan, dengan catatan tiga kemenangan dan satu hasil imbang.
Perjalanan menuju gelar tidak hanya ditentukan oleh kemenangan pada partai final. Indonesia lebih dulu membangun modal penting di fase grup dengan permainan produktif. Tim asuhan John Herdman kemudian mengakhiri turnamen sebagai tim paling subur dengan koleksi 13 gol dari empat pertandingan, atau rata-rata 3,25 gol per laga. D detiksport
Jadi, bagaimana Indonesia bisa menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026? Ada beberapa faktor utama yang terlihat dari perjalanan Garuda sepanjang turnamen.
Produktif sejak fase grup
Langkah pertama Indonesia menuju gelar juara adalah menjaga hasil positif sekaligus memaksimalkan produktivitas. Dalam fase grup, Indonesia menang 2-0 atas Singapura, bermain 0-0 melawan Malaysia, lalu mencatat kemenangan besar 9-2 atas Bangladesh. Tiga hasil tersebut membuat Indonesia finis di posisi teratas Grup A dengan tujuh poin. L Liputan6.com +1
Kemenangan telak atas Bangladesh menjadi salah satu penanda kekuatan lini depan Garuda. Laga tersebut juga menjadi panggung bagi penyerang muda Mitchell Baker. Pemain berusia 19 tahun itu tercatat sebagai pencetak gol terbanyak FIFA ASEAN Cup 2026 dan memborong sejumlah gol penting sepanjang turnamen. D detiksport
Ketajaman itu pada akhirnya menjadi pembeda. Dari empat pertandingan, Indonesia mencetak 13 gol. Catatan tersebut membuat Garuda menjadi tim paling produktif di turnamen. Produktivitas juga membantu Indonesia melewati fase grup dengan posisi yang menguntungkan sebelum menghadapi tantangan terbesar di partai puncak. D detiksport
Menjaga konsistensi hingga final
Selain mencetak banyak gol, Indonesia mampu mempertahankan rekor tidak terkalahkan. Dari empat pertandingan, Garuda meraih tiga kemenangan dan satu hasil imbang. Hasil imbang tersebut terjadi saat menghadapi Malaysia dengan skor 0-0. L Liputan6.com +1
Catatan itu menunjukkan bahwa perjalanan Indonesia tidak bergantung pada satu pertandingan saja. Kemenangan atas Singapura dan Bangladesh memberi tambahan penting, sementara hasil imbang melawan Malaysia tetap menjaga Indonesia dari kekalahan. Secara keseluruhan, empat pertandingan tersebut menghasilkan tambahan 9,45 poin bagi Indonesia dalam perhitungan ranking FIFA. L Liputan6.com
Modal konsistensi kemudian dibawa ke final. Indonesia menghadapi Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Senin, 5 Oktober 2026. Pertandingan berjalan ketat hingga harus ditentukan melalui adu penalti. L Liputan6.com +1
Bangkit di final dan menang dalam adu penalti
Final melawan Thailand menjadi ujian terbesar Indonesia. Garuda sempat unggul melalui Dean James pada menit ke-84, tetapi Thailand segera menyamakan kedudukan. Setelah pertandingan berlanjut ke babak tambahan, Thailand kembali mencetak gol melalui Peeradol Chamrasamee pada menit ke-111.
Indonesia tidak menyerah. Elkan Baggott mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-116 sehingga skor menjadi 2-2 dan pertandingan harus ditentukan lewat adu penalti. Indonesia kemudian berhasil memenangkan adu penalti dengan skor 4-2. Empat eksekutor Indonesia sukses menjalankan tugas, sedangkan dua penendang Thailand gagal. D detiksport
Keberhasilan tersebut juga memiliki arti khusus karena Indonesia memutus catatan buruk dalam pertemuan dengan Thailand di final. Sebelum final FIFA ASEAN Cup 2026, Indonesia selalu kalah dalam lima partai puncak sebelumnya ketika menghadapi Thailand. Garuda juga mengakhiri puasa kemenangan atas Thailand yang berlangsung dalam tujuh pertandingan terakhir. D detiksport
Gelar ini sekaligus menjadi trofi mayor pertama John Herdman dalam kariernya menangani tim nasional putra. Pelatih asal Inggris tersebut sebelumnya pernah membawa Timnas Kanada putra menjadi runner-up Concacaf Nations League. D detiksport
Keberhasilan Indonesia menjadi juara akhirnya memberikan dampak tambahan di luar trofi. Setelah turnamen, Indonesia naik dua posisi ke peringkat ke-116 FIFA dengan 1166,50 poin. Secara keseluruhan, Garuda memperoleh tambahan 9,45 poin dari empat pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026. L Liputan6.com
Dengan demikian, jalan Indonesia menuju gelar juara dibangun melalui kombinasi hasil yang konsisten, lini depan yang produktif, kemampuan bangkit ketika tertinggal, serta ketenangan saat adu penalti. Empat pertandingan tanpa kekalahan menjadi fondasi penting bagi Garuda untuk mengakhiri FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai kampiun.