Hajar Sri Lanka 2-0, Indonesia Lolos ke Playoff World Junior Championships 2026
Tim bulu tangkis junior Indonesia melangkah ke babak playoff World Junior Championships (WJC) 2026 setelah mengalahkan Sri Lanka 2-0 di Cairo International Stadium, Mesir, Selasa (6/10/2026).
Kemenangan ini menjadi yang kedua secara beruntun bagi Indonesia. Sebelumnya, Indonesia juga menang 2-0 atas Azerbaijan.
Format skor 55 poin
Kejuaraan beregu campuran junior dunia, yang dikenal sebagai Suhandinata Cup, memakai sistem skor estafet 55 poin. Setiap pertemuan antarnegara dimainkan maksimal tiga set. Dalam satu set, lima nomor dimainkan bergantian, yakni tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran. Setiap nomor bermain hingga kelipatan 11 poin, sehingga satu set berakhir saat salah satu tim mencapai 55 poin.
Format ini menuntut semua pemain tampil konsisten, karena keunggulan atau ketertinggalan di satu nomor akan dibawa ke nomor berikutnya. Satu pemain yang tampil buruk bisa menghapus keunggulan yang sudah dibangun rekan-rekannya.
Set pertama: 55-38
Indonesia tampil meyakinkan sejak awal set pertama. Ganda campuran Moses Andar Simanjuntak/Reya Azzahra Yulianti membuka set dengan keunggulan 11-3.
Ganda putri Selsi Josika/Yashinta Ristyna Putri melanjutkan tugas dan membawa skor menjadi 22-11. Tunggal putri Jolin Angelia menambah keunggulan menjadi 33-21, lalu tunggal putra Fardhan Rainanda Joe membawa Indonesia unggul 44-32.
Ganda putra Raihan Daffa Edsel Pramono/Anju Siahaan menutup set pertama dengan kemenangan 55-38.
Set kedua: 55-35
Di set kedua, Indonesia melakukan rotasi pemain dan tetap tampil dominan. Ganda campuran Muhammad Luthfi Habibi/Atresia Naufa Candani membuka dengan keunggulan 11-5.
Ganda putri Halifia Usni Pratiwi/Aurelia Syakira Putri membawa skor menjadi 22-14. Tunggal putri Mayla Cahya Afilian Pratiwi menambah keunggulan menjadi 33-23, disusul tunggal putra Radithya Bayu Wardhana yang membawa skor menjadi 44-28.
Ganda putra Joseph Marcellino Kyta/Faizal Pangestu menutup laga dengan kemenangan 55-35. Indonesia pun menang 2-0.
Kedalaman skuad jadi kekuatan
Yang menarik dari laga ini adalah jumlah pemain yang diturunkan. Dalam dua set, Indonesia menurunkan 20 pemain berbeda di lima nomor. Semua nomor mampu menjaga atau menambah keunggulan.
Rotasi seperti ini penting dalam turnamen beregu yang padat. Pelatih bisa mengistirahatkan pemain inti sekaligus memberi pengalaman bertanding kepada pemain lain, tanpa mengorbankan hasil.
Daftar pemain yang tampil
Berikut susunan pemain Indonesia saat menghadapi Sri Lanka:
- Ganda campuran: Moses Andar Simanjuntak/Reya Azzahra Yulianti (set 1), Muhammad Luthfi Habibi/Atresia Naufa Candani (set 2)
- Ganda putri: Selsi Josika/Yashinta Ristyna Putri (set 1), Halifia Usni Pratiwi/Aurelia Syakira Putri (set 2)
- Tunggal putri: Jolin Angelia (set 1), Mayla Cahya Afilian Pratiwi (set 2)
- Tunggal putra: Fardhan Rainanda Joe (set 1), Radithya Bayu Wardhana (set 2)
- Ganda putra: Raihan Daffa Edsel Pramono/Anju Siahaan (set 1), Joseph Marcellino Kyta/Faizal Pangestu (set 2)
Membalas kekecewaan tahun lalu
Indonesia punya sejarah manis di ajang ini. Pada 2024, tim junior Indonesia keluar sebagai juara Suhandinata Cup. Gelar itu membuat Indonesia datang ke edisi 2025 dengan status juara bertahan.
Indonesia datang ke Kairo dengan misi menebus kegagalan. Pada Suhandinata Cup 2025 di Guwahati, India, Indonesia harus puas menjadi runner-up setelah kalah 0-2 dari China di final.
Hasil di level Asia juga kurang memuaskan. Pada Kejuaraan Asia Junior 2026 di Yatsushiro, Jepang, Indonesia tersingkir di perempat final setelah kalah 0-2 dari Thailand.
Karena itu, WJC 2026 menjadi kesempatan penting untuk membuktikan bahwa pembinaan bulu tangkis junior Indonesia masih berada di jalur yang benar.
Turnamen besar dengan 49 negara
WJC 2026 berlangsung di Kairo pada 5-10 Oktober 2026. Sebanyak 49 negara ambil bagian dan dibagi ke dalam 16 subgrup. Sistem subgrup ini membuat juara-juara subgrup saling bertemu untuk memperebutkan tempat di babak gugur.
Negara-negara kuat seperti China, Jepang, dan Thailand juga ikut serta. China, juara bertahan, berada di subgrup bersama Portugal dan Zimbabwe. Jepang bersama Denmark dan Selandia Baru, sedangkan Thailand bersama Slovakia dan Kanada.
Ujian sebenarnya di babak berikutnya
Kemenangan atas Azerbaijan dan Sri Lanka memang meyakinkan, tetapi lawan di fase berikutnya dipastikan lebih berat. Untuk bisa melangkah jauh, Indonesia kemungkinan harus menghadapi tim-tim kuat seperti China, Jepang, atau Thailand.
Dengan kedalaman skuad yang terlihat sejauh ini, Indonesia punya modal untuk bersaing. Tantangannya adalah menjaga konsistensi ketika tekanan meningkat di laga-laga penentuan.
Hasil WJC 2026 juga akan menjadi gambaran tentang masa depan bulu tangkis Indonesia. Pemain-pemain junior yang tampil di Kairo adalah calon penerus generasi senior, yang baru saja menyumbang dua emas di Asian Games 2026 lewat nomor beregu putra dan ganda putra.
Emas beregu putra di Asian Games itu sendiri menjadi contoh nyata pentingnya regenerasi. Indonesia mengalahkan China 3-2 di final setelah sempat tertinggal 0-2, dan partai penentu dimenangi Moh Zaki Ubaidillah. Kemenangan itu mengakhiri penantian 28 tahun sejak emas beregu putra terakhir pada 1998.
Bagi para pemain junior di Kairo, kisah tersebut bisa menjadi motivasi. Kejuaraan junior adalah tangga pertama menuju panggung senior, dan pengalaman bertanding di bawah tekanan turnamen dunia akan sangat berharga bagi perkembangan mereka.
Langkah selanjutnya
Setelah memastikan tiket ke babak playoff, Indonesia akan menunggu lawan berikutnya sesuai hasil undian dan klasemen subgrup. Babak gugur Suhandinata Cup dijadwalkan berlangsung hingga 10 Oktober 2026. Pertanyaannya, mampukah generasi muda ini merebut kembali gelar yang lepas ke tangan China tahun lalu?