Rabu, 7 Oktober 2026

Kevin Diks dan Pelupessy Langsung Kembali ke Eropa Usai Juara FIFA ASEAN Cup

Sorot Arena ·

Kevin Diks dan Pelupessy Langsung Kembali ke Eropa Usai Juara FIFA ASEAN Cup

Tidak ada waktu lama untuk berpesta. Dua pilar Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Joey Pelupessy, langsung bertolak ke Eropa setelah membantu Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.

Keduanya tidak membersamai rekan-rekan setim setelah perayaan juara. Diks dan Pelupessy harus segera kembali ke klub masing-masing yang sudah menunggu dengan jadwal pertandingan akhir pekan ini.

Tampil penuh 120 menit di final

Diks dan Pelupessy sama-sama bermain penuh selama 120 menit dalam final melawan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Senin (5/10/2026). Laga itu berlangsung sangat melelahkan karena harus dilanjutkan hingga perpanjangan waktu dan adu penalti.

Indonesia dan Thailand bermain imbang 1-1 di waktu normal. Dean James membawa Indonesia unggul pada menit ke-84 sebelum Thailand menyamakan skor tiga menit kemudian. Di perpanjangan waktu, Thailand sempat unggul 2-1, tetapi Elkan Baggott memaksakan skor 2-2 pada menit ke-116.

Kapten dan algojo pertama

Kevin Diks memegang peran penting di final. Ia mengenakan ban kapten dan dipercaya menjadi penendang pertama Indonesia dalam adu penalti. Diks menjalankan tugas itu dengan sempurna dan membuka jalan bagi kemenangan.

Setelah Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama juga sukses mengeksekusi penalti. Di kubu Thailand, Sarach Yooyen membentur tiang dan Nattapong Sayriya digagalkan Emil Audero. Indonesia menang 4-2 dalam adu penalti dan menjadi juara.

Mengambil penalti pertama di final, di depan publik GBK dan dengan tekanan sebesar itu, bukan tugas ringan. Penendang pertama biasanya dipilih karena ketenangannya, sebab hasilnya bisa memengaruhi mental rekan-rekan yang mengantre di belakangnya. Diks menjawab kepercayaan itu dengan baik.

Kontribusi Diks di turnamen ini tidak hanya di final. Ia juga ikut mencetak gol saat Indonesia menghancurkan Bangladesh 9-2 di laga terakhir fase grup, Kamis (1/10/2026). Kemenangan besar itu memastikan Indonesia lolos ke final sebagai juara Grup A, unggul jumlah gol memasukkan atas Malaysia.

Perjalanan Indonesia di turnamen

Diks dan Pelupessy menjadi bagian dari perjalanan panjang Indonesia di turnamen ini. Berikut hasil Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026:

  • Jumat (25/9/2026): Indonesia 2-0 Singapura, gol Ragnar Oratmangoen dan Ole Romeny
  • Fase grup: Indonesia 0-0 Malaysia, Thom Haye mendapat kartu merah pada menit ke-36
  • Kamis (1/10/2026): Indonesia 9-2 Bangladesh, Mitchell Baker mencetak lima gol
  • Senin (5/10/2026): Indonesia 2-2 Thailand di final, menang 4-2 lewat adu penalti

Laga melawan Malaysia menjadi ujian berat karena Indonesia harus bertahan dengan sepuluh pemain selama hampir satu jam. Dalam situasi seperti itu, pengalaman pemain-pemain yang terbiasa dengan tekanan kompetisi Eropa menjadi sangat berharga untuk menjaga ketenangan tim.

Jadwal padat di klub

Setibanya di Eropa, kedua pemain langsung dihadapkan pada laga penting.

Kevin Diks akan kembali memperkuat Borussia Monchengladbach di Bundesliga Jerman. Gladbach dijadwalkan menghadapi FC Koln pada Minggu (11/10/2026). Pertemuan Gladbach dan Koln dikenal sebagai salah satu derbi panas di wilayah Rhein, sehingga kehadiran Diks tentu dibutuhkan.

Sementara itu, Joey Pelupessy kembali ke Lommel SK di Belgia. Lommel akan menghadapi SK Beveren pada Sabtu (10/10/2026).

Artinya, hanya dalam hitungan hari setelah bermain 120 menit di Jakarta, keduanya harus menempuh perjalanan jauh antarbenua, beradaptasi dengan perbedaan waktu, lalu kembali siap bertanding untuk klub.

Tantangan pemain yang berkarier di luar negeri

Situasi Diks dan Pelupessy menggambarkan tantangan yang dihadapi pemain Timnas yang bermain di Eropa. Mereka harus membagi energi antara tugas negara dan tuntutan klub. Jarak yang jauh antara Indonesia dan Eropa membuat waktu pemulihan sering kali terpotong oleh perjalanan panjang.

Bagi pelatih John Herdman, kondisi ini juga menjadi pertimbangan dalam mengatur menit bermain dan pemanggilan pemain. Menjaga kebugaran pemain yang bolak-balik antarbenua menjadi bagian penting dari manajemen tim, terutama menjelang turnamen besar seperti Piala Asia 2027.

Di sisi lain, kehadiran pemain-pemain yang berkarier di Eropa juga membawa keuntungan bagi Timnas. Mereka terbiasa dengan intensitas dan tuntutan kompetisi yang tinggi, pengalaman yang terlihat dari ketenangan Diks saat mengambil penalti pertama di final.

Profesionalisme di atas euforia

Keputusan langsung kembali ke klub juga menunjukkan sikap profesional kedua pemain. Meski baru saja mencatat sejarah bersama Timnas, mereka tetap mengutamakan kewajiban kepada klub yang menggaji mereka.

Bagi suporter Indonesia, laga Gladbach melawan Koln dan Lommel melawan Beveren akan menjadi tontonan menarik akhir pekan ini. Para pendukung tentu berharap Diks dan Pelupessy bisa membawa semangat juara dari Jakarta ke lapangan-lapangan Eropa.

Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 sendiri menjadi trofi pertama tim senior putra Indonesia sejak SEA Games 1991. Diks dan Pelupessy kini tercatat sebagai bagian dari skuad yang mengakhiri penantian 35 tahun itu.

Agenda Timnas berikutnya

Setelah turnamen ini, pemain-pemain Timnas kembali fokus ke klub masing-masing. Namun, agenda besar sudah menanti. Indonesia akan tampil di Piala Asia 2027 dan tergabung bersama Jepang, Qatar, dan Thailand. Ketua Umum PSSI Erick Thohir sudah menegaskan akan mengevaluasi titik-titik kelemahan tim bersama pelatih sebagai persiapan menuju turnamen tersebut.

Bagi Diks dan Pelupessy, menjaga performa di klub menjadi kunci untuk tetap mendapat tempat di skuad. Menit bermain yang cukup di Jerman dan Belgia akan menjaga ketajaman mereka sebelum kembali dipanggil membela Merah Putih.

Herdman sendiri sudah memberi sinyal bahwa ia memantau semua pemain, baik yang bermain di luar negeri maupun di kompetisi lokal. Persaingan untuk mendapat tempat di Timnas pun dipastikan semakin ketat setelah gelar juara ini, karena banyak pemain kini ingin menjadi bagian dari tim yang sedang naik daun.

Bagikan: WhatsApp X Facebook

Berita Terkait