Pep Guardiola Kembali ke Etihad di Tengah Kasus Finansial Man City
Pep Guardiola akan kembali ke Etihad Stadium untuk menyaksikan pertandingan Manchester City setelah meninggalkan klub pada akhir musim lalu. Mantan manajer The Citizens tersebut dikabarkan bakal hadir ketika Man City menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) pada lanjutan Liga Champions, Rabu (14/10/2026).
Kembalinya Guardiola menjadi perhatian karena waktunya bertepatan dengan situasi pelik yang sedang dihadapi Manchester City. Klub asal Manchester itu baru saja dinyatakan bersalah atas sebagian besar dakwaan terkait pelanggaran aturan finansial Premier League.
Menurut laporan yang beredar pada Kamis (8/10), Guardiola memilih kembali ke Etihad untuk menyaksikan langsung pertandingan mantan klubnya. Kehadiran tersebut juga dipandang sebagai bentuk dukungan kepada Manchester City setelah putusan dalam perkara finansial tersebut.
Kembali ke Etihad Setelah Tinggalkan Man City
Pertandingan melawan PSG akan menjadi momen khusus bagi Guardiola. Laga tersebut disebut sebagai kunjungan pertamanya ke Etihad sejak ia mengakhiri masa baktinya sebagai manajer Manchester City pada akhir musim lalu.
Guardiola sebelumnya menangani Manchester City selama sekitar satu dekade. Selama periode tersebut, ia menjadi bagian penting dari perjalanan klub sebelum akhirnya meninggalkan posisi manajer.
Kini, ia akan datang ke stadion yang pernah menjadi markasnya sebagai pelatih dalam kapasitas berbeda. Guardiola tidak lagi berada di sisi lapangan untuk memimpin tim, melainkan akan menyaksikan pertandingan dari tribun.
Kehadirannya juga menjadi sorotan karena Manchester City sedang menghadapi tekanan akibat putusan kasus finansial. Laga kontra PSG merupakan pertandingan kandang pertama City setelah putusan tersebut diumumkan.
Sejumlah laporan menyebut Guardiola akan berada di tribun bersama jajaran petinggi Manchester City. Namun, yang paling menjadi perhatian adalah pesan dukungannya kepada klub yang pernah ia tangani tersebut.
Man City Dinyatakan Bersalah dalam Kasus Finansial
Kasus yang membayangi Manchester City berkaitan dengan dugaan pelanggaran aturan finansial Premier League dalam periode sembilan musim, mulai 2009/10 hingga 2017/18. Komisi independen Premier League menyatakan Manchester City bersalah atas 114 dari 115 dakwaan yang diajukan.
Putusan itu menjadi perkembangan besar dalam perkara yang telah lama mengikuti Manchester City. Klub kemudian mengajukan banding terhadap hasil keputusan tersebut pada 1 Oktober 2026.
Manchester City menyatakan memiliki bukti yang mendukung posisi mereka dan akan menjalani proses hukum yang tersedia. Proses banding tersebut juga disebut akan berlangsung secara tertutup dan rahasia sampai hasil akhirnya dapat dipublikasikan.
Persoalan mengenai sanksi juga akan dibahas melalui proses yang terpisah dari penentuan bersalah atau tidaknya klub. Karena proses tersebut masih berjalan, konsekuensi akhir terhadap Manchester City belum dapat dipastikan dari informasi yang tersedia.
Situasi itu membuat kehadiran Guardiola di Etihad memiliki konteks tersendiri. Ia kembali ke markas klub ketika Manchester City tengah menghadapi salah satu periode paling sulit terkait perkara finansial yang berlangsung selama bertahun-tahun.
Guardiola Tetap Beri Dukungan
Di tengah persoalan tersebut, Guardiola menunjukkan dukungannya kepada Manchester City. Ia disebut tetap berdiri di belakang klub, pemilik, jajaran manajemen, pemain, staf, serta para pendukung.
Dukungan itu menjadi semakin terlihat dengan rencananya hadir langsung pada pertandingan melawan PSG. Kembalinya Guardiola bukan untuk kembali menangani tim, melainkan menyaksikan pertandingan mantan klubnya dari tribun Etihad.
Sebelum pertandingan melawan PSG, Manchester City terlebih dahulu dijadwalkan menghadapi Liverpool di Anfield pada Minggu (11/10/2026). Pertandingan tersebut menjadi laga Premier League setelah jeda internasional.
Setelah pertandingan di Anfield, perhatian Manchester City kemudian beralih ke Liga Champions. PSG akan datang ke Etihad pada Rabu (14/10/2026), sekaligus menjadi lawan yang menyambut kembalinya Guardiola ke stadion tersebut.
Bagi Manchester City, pertandingan itu berlangsung dalam suasana yang berbeda dibanding laga-laga kandang sebelumnya. Klub sedang menjalani proses lanjutan setelah putusan komisi independen, sementara banding yang diajukan masih menjadi bagian dari proses hukum yang berjalan.
Bagi Guardiola, pertandingan tersebut juga menjadi kesempatan untuk kembali ke tempat yang pernah menjadi bagian penting dalam karier kepelatihannya. Ia datang ketika Manchester City sedang membutuhkan dukungan di tengah sorotan akibat kasus finansial.
Kehadiran mantan manajer tersebut pun membuat laga Manchester City versus PSG tidak hanya menarik dari sisi persaingan di Liga Champions. Pertandingan itu juga menjadi momen kembalinya Guardiola ke Etihad setelah meninggalkan klub pada akhir musim lalu, sekaligus menunjukkan bahwa hubungannya dengan Manchester City tetap menjadi perhatian di tengah perkembangan kasus finansial.