Rabu, 7 Oktober 2026

Marc Marquez Menang Ganda di Motegi, Kini Hanya Tertinggal 2 Poin dari Jorge Martin

Sorot Arena ·

Marc Marquez Menang Ganda di Motegi, Kini Hanya Tertinggal 2 Poin dari Jorge Martin

Marc Marquez tampil sempurna di MotoGP Jepang 2026. Pebalap Ducati Lenovo itu memenangi balapan utama di Mobility Resort Motegi, Minggu (4/10/2026), sehari setelah menjuarai sprint race. Hasil ganda ini membuat perburuan gelar juara dunia semakin panas, karena Marquez kini hanya tertinggal dua poin dari pemimpin klasemen, Jorge Martin.

Dengan enam seri tersisa, persaingan keduanya diprediksi berlangsung hingga akhir musim.

Menyalip Martin di lap ke-11

Balapan utama berlangsung 24 lap. Jorge Martin start dari pole position setelah mencatat rekor lap Motegi 1 menit 42,371 detik pada kualifikasi. Marquez start dari posisi kedua, hanya terpaut 0,110 detik.

Martin sempat memimpin di awal balapan. Namun, Marquez terus menempel dan akhirnya menyalip pebalap Aprilia itu pada lap ke-11. Setelah berada di depan, Marquez mampu menjaga ritme hingga garis finis dan menang dengan selisih 1,363 detik.

“Balapan ini berat, terutama ketika saya berada di belakang Jorge, tetapi saya tahu jika saya bisa memimpin balapan, kecepatan saya bagus,” kata Marquez usai balapan.

Martin akui Marquez lebih baik

Martin mengakui rivalnya tampil lebih baik hari itu. Ia merasa sudah membalap hampir sempurna, tetapi tetap tidak cukup untuk menang.

“Saya pikir hari ini untuk menang sangat sulit. Ini salah satu hari ketika saya membalap hampir sempurna; saya sangat mulus, sangat percaya diri, dan bahkan dengan itu saya tidak bisa menang,” ujar Martin.

Marco Bezzecchi, rekan setim Martin di Aprilia Racing, melengkapi podium di posisi ketiga setelah menahan serangan Enea Bastianini dari Red Bull KTM Tech3. Bastianini finis keempat hanya terpaut 0,078 detik dari Bezzecchi.

Hasil lengkap 10 besar

  • 1. Marc Marquez (Ducati Lenovo)
  • 2. Jorge Martin (Aprilia Racing) +1,363 detik
  • 3. Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) +2,252 detik
  • 4. Enea Bastianini (Red Bull KTM Tech3) +2,330 detik
  • 5. Raul Fernandez (Trackhouse Aprilia) +14,815 detik
  • 6. Ai Ogura (Trackhouse Aprilia) +15,210 detik
  • 7. Pedro Acosta (Red Bull KTM) +16,928 detik
  • 8. Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) +20,333 detik
  • 9. Fermin Aldeguer (BK8 Gresini Ducati) +23,545 detik
  • 10. Luca Marini (Honda HRC Castrol) +25,677 detik

Francesco Bagnaia mencatat lap tercepat balapan dengan waktu 1 menit 44,412 detik meski hanya finis kedelapan. Dua pebalap gagal finis, yakni Alex Marquez dan Diogo Moreira.

Sprint race: Marquez menang, Martin terkena penalti

Kemenangan di balapan utama melengkapi kesuksesan Marquez di sprint race hari Sabtu (3/10/2026). Di sprint, Marquez menang dengan nyaman. “Saya cukup nyaman memimpin dan saya senang dengan kemenangan ini,” katanya.

Sprint itu juga diwarnai drama. Pada lap pertama, Alex Marquez, Fabio Di Giannantonio, dan Pedro Acosta terjatuh dalam insiden beruntun di tikungan 3. Francesco Bagnaia mundur menjelang akhir karena ban belakangnya melepuh parah. “Ban belakang terlalu panas,” ujar Bagnaia.

Di lap terakhir sprint, Martin dan Bastianini sama-sama mendapat penalti karena melewati batas lintasan di tikungan 10. Penalti itu mengubah susunan podium: Diogo Moreira naik ke posisi kedua, sementara Martin turun ke posisi ketiga.

Klasemen: dari 7 poin menjadi 2 poin

Sebelum seri Jepang, Martin unggul 12 poin atas Marquez. Setelah sprint, Martin mengoleksi 313 poin dan Marquez 306 poin, sehingga selisihnya menyusut menjadi tujuh poin.

Kemenangan di balapan utama memberi Marquez tambahan 25 poin, sementara Martin mendapat 20 poin dari posisi kedua. Hasilnya, selisih keduanya kini tinggal dua poin.

Ini juga menjadi kemenangan Grand Prix keenam Marquez musim ini. Catatan itu terasa istimewa karena Marquez sempat absen di seri Le Mans dan Catalunya akibat operasi kaki dan bahu.

Kabar dari pebalap lain

Bagi penggemar di Indonesia, hasil tim Pertamina Enduro VR46 kurang menggembirakan. Franco Morbidelli finis ke-15, sedangkan Fabio Di Giannantonio, yang juga terjatuh di sprint, hanya finis ke-18.

Di kubu Honda, Luca Marini menembus sepuluh besar di posisi kesepuluh. Somkiat Chantra, yang menggantikan Joan Mir yang absen karena masalah kesehatan, finis ke-13.

Berikutnya: Mandalika

Seri berikutnya adalah MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika, Lombok, pada 9-11 Oktober 2026. Mandalika menjadi panggung menarik bagi duel Marquez dan Martin. Martin pernah menang di Mandalika pada 2024, sedangkan Marquez belum pernah menyelesaikan balapan utama di sirkuit tersebut sejak 2022.

Dengan selisih hanya dua poin, siapa pun yang finis di depan di Lombok berpeluang memimpin klasemen. Apalagi, setiap akhir pekan kini menyediakan poin dari sprint race dan balapan utama, sehingga posisi di puncak bisa berganti dua kali dalam satu seri. Penonton Indonesia pun dipastikan akan menyaksikan salah satu babak paling menentukan dalam perburuan gelar musim ini.

Perlu dicatat, Martin tetap tampil kuat sepanjang akhir pekan. Ia merebut pole position dengan rekor lap baru dan finis kedua di balapan utama. Masalahnya, setiap kali Marquez berada di depan, Martin kesulitan membalas. Pola inilah yang akan diuji kembali di Mandalika.

Aprilia juga punya alasan untuk puas. Dengan Martin kedua, Bezzecchi ketiga, serta Raul Fernandez dan Ai Ogura dari tim satelit Trackhouse di posisi kelima dan keenam, empat motor Aprilia finis di enam besar. Ducati justru hanya menempatkan Marquez dan Bagnaia di sepuluh besar dari tim pabrikannya.

Bagi Marquez, momentum jelas sedang berpihak kepadanya. Dua kemenangan di Jepang menunjukkan kecepatan dan ketenangannya dalam tekanan. Bagi Martin, hasil di Motegi menjadi peringatan bahwa keunggulan di klasemen bisa hilang kapan saja.

Bagikan: WhatsApp X Facebook

Berita Terkait